| List Berita | | DIALOG MENGENAI KEBIJAKAN PENGAWASAN PLTN
Tayang Internet: 10-11-2009 12:59
| (Jakarta, BAPETEN) Pembangunan PLTN di Indonesia diawasi oleh suatu badan pengawas yaitu BAPETEN. Keberadaan PLTN di Indonesia, nantinya bukan membawa masalah namun akan memberikan manfaat untuk masyarakat luas. Hadirnya PLTN juga akan berkontribusi pada lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi.
| Dengan keterbatasan
energi yang dimiliki Indonesia saat ini, sangat berdampak pada
pasokan energi. Pemadaman bergilir yang acapkali melanda ibukota saat
ini merupakan salah satu dampaknya dan sangat mempengaruhi sendi
kehidupan manusia.
Hal tersebut dikemukakan
Kepala Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan
Bahan Nuklir BAPETEN Yus Rusdian Akhmad, dalam program dialog Radio
Iptek Voice Ristek Bahana 101.8 FM Jakarta, Selasa (10/11/09), yang
kali ini mengangkat tema seputar Kebijakan Pengawasan PLTN.
Dalam kesempatan ini,
beliau juga mengatakan, dengan ketidakpastian suplai energi, seperti
pasokan batubara yang kerap terlambat karena berbagai faktor, rencana
aplikasi PLTN di Indonesia dapat menjadi pilihan utama dari
pembangkit-pembangkit listrik lainnya.
Mengingat masih adanya
keraguan sejumlah kalangan akan PLTN, dirinya mengatakan, itu
merupakan salah satu dinamika sosial di masyarakat. Bahkan PLTN di
negara-negara maju, lanjutnya, sangat dekat dengan keberadaan sarana
publik, sehingga dapat membuktikan bahwa persepsi masyarakat akan nuklir
tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan.
“Namun, peran BAPETEN
dalam mengawal rencana pembangunan PLTN, sudah ada komitmen yang
jelas bahwa PLTN harus lebih banyak memberikan manfaat bagi
kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. | Fungsi pengawasan yang
dilakukan oleh BAPETEN meliputi, mengeluarkan peraturan, memberikan
ijin, dan melaksanakan inspeksi. Terkait dengan rencana pembangunan
PLTN, BAPETEN harus dapat memastikan bahwa seluruh aspek safety,
security, safeguards telah mentaati peraturan yang ada dan
mengevaluasi kembali apakah ijin sudah pantas untuk dikeluarkan
sekaligus menjalankan inspeksi untuk memastikan apakah janji sudah
ditepati dengan memeriksanya secara berkala atau sewaktu-waktu.
Bagi negara-negara yang
telah mengaplikasikan PLTN, terdapat komunitas nuklir yang terus
menjalin kerjasama dan saling menukar pengalaman. Sehingga segala
bentuk permasalahan yang menyangkut PLTN dapat diselesaikan secara
bersama-sama agar dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Pemerintah saat ini
menargetkan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 7%, dan hal itu tidak mudah
untuk mencapainya mengingat cadangan energi yang dimiliki sekarang.
Keberadaan PLTN di Indonesia nantinya akan dapat menunjukan,
bahwasannya PLTN akan lebih banyak mendatangkan manfaat ketimbang
resikonya.
| | | Source : Humas |
|
|
|