(Jakarta, BAPETEN) Japan Atomic Energy Agency (JAEA), atas nama pemerintah Jepang, sangat mengapresiasi Pemerintah RI yang telah mengadopsi Additional Protocol to Safeguards Agreement. Dengan begitu, Indonesia manjadi panutan negara-negara di Asia–Tenggara dalam implementasi seifgard. Dan peran Indonesia menjadi semakin penting setelah Indonesia menjadi negara anggota G-20.
|
Pernyataan tersebut
terungkap dalam pertemuan antara Kepala BAPETEN As Natio Lasman, yang
didampingi Deputi Perijinan dan Inspeksi Martua Sinaga, dan Kasubbag Kerjasama Luar Negeri Petit Wiringgalih, dengan
delegasi JAEA Mr. Toru Kimoto dan Ms. Kazuko Hamada, di Gedung
BAPETEN, Senin (09/11/09).
Dalam kesempatan ini,
delegasi JAEA juga menyampaikan keinginannya untuk memperkuat
kerjasama antara JAEA dan BAPETEN dalam bentuk penyelenggaraan Expert
Meeting on Nonproliferation Issues Tahun 2010 mendatang, yang menurut
rencana akan dilaksanakan di Jakarta.
Kepala BAPETEN menyambut
baik keinginan JAEA dalam mendukung upaya Nonproliferasi di
Indonesia, sekaligus mengapresiasi inisiatif JAEA yang hendak
menyelenggarakan Expert Meeting di Indonesia. Kepala BAPETEN berharap
agar kerjasama yang telah digalang BAPETEN dan JAEA di bidang
seifgard dapat terus ditingkatkan.
Kerjasama di bidang
Nonproliferasi dan seifgard juga dilaksanakan di kawasan Asia–Pasifik
dalam bentuk Asia–Pacific Safeguards Network (APSN) dimana
Indonesia menjadi salah satu inisiatornya. |