Peta Pemanfaatan Tenaga Nuklir
| |
PENUTUPAN PELATIHAN DOKUMENTASI SISTEM MANAJEMEN BAPETEN
(Jakarta, BAPETEN) Sistem Manajemen BAPETEN sangat penting karena merupakan suatu sistem yang dibuat ideal dan dapat diimplementasikan, karena ideal dan implementatif merupakan kedua hal yang harus dipadukan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Hal ini dikemukakan Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir (PKN) Khoirul Huda, saat menutup secara resmi Pelatihan Dokumentasi Sistem Manajemen BAPETEN di ruang Auditorium, Selasa (26/06/12) petang. | |
|
ASIA - EUROPE MEETING
(Singapura, BAPETEN) Asia-Europe Meeting (ASEM) sebagai forum inter-regional bertujuan untuk mengembangkan hubungan kerjasama antara Eropa dan Asia. Pada satu sisi, ASEM adalah ekses dari kecenderungan pertumbuhan ekonomi Asia-Pasifik, perubahan konfigurasi peta politik dan perdagangan internasional serta meningkatnya peran Asia dalam pembangunan ekonomi kawasan, dimana hal ini merupakan faktor utama bagi para pemimpin Asia dan Eropa untuk saling bekerjasama dan mendirikan forum kerjasama ASEM. | |
|
THE 9TH INFORMATION TECHNOLOGY SUPPORT GROUP (ITSG) MEETING ANSN
(Kuta,Bali, BAPETEN) Sekretaris Utama BAPETEN Dr. Mohammad Dani, didampingi Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir (PKN) Dr. Khoirul Huda selaku Steering Commitee ANSN, membuka secara resmi Information Technology Support Group (ITSG) meeting ANSN di Bali, Senin (11/06/2012). Acara yang merupakan agenda tahunan ini merupakan pertemuan group seperti halnya Topical Group lainnya tetapi khusus menangani masalah jaringan internet dan database untuk mendukung efektivitas pengelolaan/kegiatan ANSN. | |
|
PEMBUKAAN PELATIHAN DOKUMENTASI SISTEM MANAJEMEN BAPETEN
(Jakarta, BAPETEN) Kepala BAPETEN As Natio Lasman, membuka secara resmi Pelatihan Dokumentasi Sistem Manajemen BAPETEN, di ruang Auditorium BAPETEN, Rabu (20/06/12) pagi. Pelatihan yang akan berlangsung selama lima hari ke depan ini, juga dihadiri Direktur Perizinan Instalasi dan Bahan Nuklir Reno Alamsyah, Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Taruniyati Handayani, serta Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Besar Winarto. | |
|
ACARA PEMBINAAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN BIDANG FASILITAS RADIASI DAN ZAT RADIOAKTIF DI NUSA TENGGARA BARAT
(Mataram, NTB, BAPETEN) Penggunaan pesawat sinar-X di bidang medik sudah menjangkau pelosok rumah sakit, klinik, bahkan di puskesmas-puskesmas. Berkaitan dengan potensi risiko bahaya radiasi, maka harus dipastikan bahwa pesawat sinar-X dan semua peralatan/perlengkapan pendukungnya harus beroperasi secara andal. Generator, panel kendali, sistem tabung, kolimator dan sebagainya harus berfungsi secara andal sehingga setting inputan tegangan (kV), kuat arus (mA), serta waktu penyinaran (t) akan sama dengan output yang terukur. | |
|
RENCANA KERJASAMA BAPETEN-BAKORKAMLA
(Jakarta, BAPETEN) Lautan kita lebih luas daripada daratannya, sehingga Indonesia sering disebut sebagai Negara Maritim.Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki lebih dari 17.550 pulau dan luas laut 5,8 juta Km2 serta garis pantai 81.000 Km. Hal ini bisa menimbulkan beragam masalah keamanan di laut. Untuk itu, BAPETEN dan BAKORKAMLA (Badan Koordinasi Keamanan Laut) berencana melakukan kerjasama tentang mekanisme tranportasi barang zat radioaktif (bahan nuklir) di laut baik yang legal maupun illegal. Kerjasama ini dituangkan dalam prosedur tetap (Protap). Tindak lanjut untuk peningkatan pengawasan tranportasi tersebut BAPETEN mengadakan kunjungan kerja ke BAKORKAMLA. | |
|
DEKLARASI DAN PENANDATANGANAN PIAGAM ZONA INTEGRITAS
(Jakarta, BAPETEN) Seperti diketahui bersama, korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang perlu upaya luar biasa pula untuk memberantasnya. Percepatan pemberantasan korupsi tidak hanya melalui penindakan saja tetapi juga dengan upaya pencegahan. Bentuk upaya pencegahan tersebut diantaranya melalui pembentukan Reformasi Birokrasi sekaligus pencanangan lembaga pemerintah sebagai wilayah bebas korupsi. | |
| Hal:
11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
 |
|
|
|
|