BAPETEN Terapkan Manajemen Mutu Pengawasan

DSC05177

Penerapan Sistem Manajemen Mutu sesuai ISO 9001:2015 sangat diperlukan oleh BAPETEN agar lebih menjamin mutu pengawasan yang sesuai dengan standar mutu internasional. Dalam rangka membangun sistem manajemen mutu untuk mendukung tupoksi dan persiapan sertifikasi ISO 9001:2015, Direktorat Pengaturan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DP2FRZR) menggelar Workshop ISO 9001-2015, di Jakarta, tanggal 17-21 April 2017 yang diikuti oleh 25 orang peserta, terdiri dari pejabat dan staf di bagian DP2FRZR serta perwakilan dari beberapa unit kerja di lingkungan BAPETEN.

Acara dibuka oleh Sekretaris Utama BAPETEN Hendriyanto Hadi Tjahyono. Melalui sambutannya Hendriyanto menyampaikan apresiasinya terhadap langkah DP2FRZR menggelar workshop ini. Hendriyanto menambahkan, hal ini sangat baik dalam rangka penataan sistem kerja sesuai manajemen mutu dalam ISO 9001:2015, yang merupakan penyempurnaan dari ISO 9001:2008.

“Melihat dari materi-materi yang disampaikan dalam modul workshop ini, memang luar biasa karena langsung menggabungkan antara penerapan teori manajemen mutu berdasarkan ISO 9001:2015 dengan praktek pelaksanaan audit internal. Ini langkah kongkrit menuju sertifikasi,” ujar Hendriyanto diakhir sambutannya.

DSC05187               IMG-20170418-WA0031

Sementara itu Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir Yus Rusdian Akhmad mengungkapkan, penerapan ISO 9001:2015 telah sesuai dengan sistem yang diatur IAEA. “Oleh kerenanya BAPETEN selaku lembaga pengawas tenaga nuklir senantiasa menjamin keselamatan dan keamanan bagi pekerja, masyarakat dan lingkungan hidup, sebagaimana tertuang  dalam UU No. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran,” tandasnya.

Pada kegiatan ini DP2FRZR menggandeng SAI Global sebagai konsultan untuk persiapan sertifikasi peraturan. Selama pelaksanaan workshop para peserta akan diberikan materi secara komprehensif terkait ISO 9001:2015 meliputi perbandingan/perbedaan ISO 9001:2008 dan ISO 9001:2015, klausul-klausul yang terdapat dalam ISO 9001:2015, implementasi ISO 9001:2015 serta teori dan praktek internal audit.

Pada kesempatan yang sama Direktur Pengaturan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif, Ishak, menuturkan, melalui penyelenggaraan workshop ini diharapkan seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sehingga pengetahuan dan wawasan yang diperoleh dapat meningkatkan kualitas manajemen pengembangan peraturan perundang-undangan dalam bidang pengawasan fasilitas radiasi dan zat radioaktif. “Kegiatan workshop ini merupakan langkah awal untuk terlaksananya sertifikasi ISO 9001:2015 bagi DP2FRZR,” pungkasnya.(bho/bsb)

 

Print Friendly
FacebookTwitterLinkedIn
Copyright BAPETEN | 2015