Layanan Publik

mkirimenu_2018-01-26-104911.gif
mkirimenu_2018-01-26-104958.png
mkirimenu_2018-01-26-105029.png

Bapeten Link

mkirimenu_2018-01-26-105102.png
mkirimenu_2018-01-26-105119.png
mkirimenu_2018-01-26-105136.png
mkirimenu_2018-01-26-105151.png
mkirimenu_2018-01-26-105207.png
mkirimenu_2018-11-15-104059.png

Peta Pemanfaatan Tenaga Nuklir

mkirimenu_2018-01-26-105624.png

Survei

mkirimenu_2018-01-26-105420.png
mkirimenu_2018-01-26-105524.jpg

Video

Kesan Mengerikan Tentang Nuklir Sirna, Tatkala BAPETEN Gelar Diseminasi di Rumpin Bogor
Kembali 15 April 2019 | Berita BAPETEN
small_thumb_2019-04-15-135959.jpg

Nuklir Mengerikan..., itulah kesan masyarakat Desa Cidokom, Rumpin Bogor ketika mendengar kata nuklir. Karena memang persepsi yang ada di masyarakat tentang nuklir adalah bom atom yg mengerikan dan menghancurkan. Padahal nuklir bukanlah sesuatu yang mengerikan, karena ada di sekitar kita dan juga sudah banyak digunakan di berbagai bidang diantaranya di bidang kesehatan, penelitian dan industri.

"Saat ini nuklir banyak digunakan di bidang kesehatan, penelitian dan industri, bahkan di bidang pangan sudah dimanfaatkan untuk pengawetan makanan. Seperti rendang misalnya, bisa tahan sampai dengan 1 tahun, dengan teknologi nuklir", demikian disampaikan Abdul Qohhar, Kepala Bagian Komunikasi Publik dan Protokol BAPETEN pada acara Diseminasi Iptek Pengawasan Pemanfaatan Tenaga Nuklir di Indonesia, yang diadakan di Desa Cidokom, Rumpin Kabupaten Bogor, Sabtu (13/4).

imgkonten imgkonten

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara BAPETEN dengan Anggota Komisi VII DPR RI, Nawafie Saleh, dimana BAPETEN merupakan salah satu mitra kerja Komisi VII DPR, sebagaimana juga Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Ristekdikti dan Lembaga-lembaga di bawah koordinasinya, yang juga merupakan mitra kerja Komisi VII DPR RI.

imgkonten imgkonten

“Jadi kunjungan kami ke Desa Cidokom ini dalam rangka melaksanakan tugas kenegaraan, selaku mitra kerja BAPETEN”, demikian Nawafie menjelaskan.

Lebih lanjut, ditambahkan oleh Nawafie, dengan kehadiran BAPETEN ke desa Cidokom ini, diharapkan masyarakat tidak takut lagi dengan nuklir, karena ada lembaga negara yang mengawasinya yaitu BAPETEN.

imgkonten imgkonten

Di akhir acara Qohhar meminta agar masyarakat ikut membantu pengawasan tenaga nuklir, bukan untuk kepentingan BAPETEN semata, tetapi untuk keselamatan masyarakat, pekerja dan lingkungan hidup. BAPETEN hadir sebagai institusi negara untuk mengawasi pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia.

imgkonten imgkonten

“bila Bapak atau Ibu melakukan pemeriksaan rontgen di rumah sakit misalnya, coba ditanyakan apakah peralatan rontgen yang digunakan di rumah sakit sudah ada izin dari BAPETEN, bila belum, mohon informasi ini dapat disampaikan kepada BAPETEN”, ujar Qohhar pada sesi tanya jawab.

Melalui diseminasi ini nampak terlihat keceriaan wajah hadirin peserta. Semoga menggambarkan bahwa sekarang masyarakat desa Cidokom Rumpin sudah mengerti dan faham tentang nuklir itu seperti apa, dapat mengetahui manfaatnya, risoko dan bahayanya. (bhkkp/bsb).

Tautan Lembaga Pemerintah Non Kementrian

mbawahmenu_2018-01-26-112824.pngmbawahmenu_2018-01-26-112839.pngmbawahmenu_2018-01-26-112853.pngmbawahmenu_2018-01-26-112908.pngmbawahmenu_2018-01-26-112923.pngmbawahmenu_2019-02-25-144747.pngmbawahmenu_2018-01-26-113002.png