Peta Pemanfaatan Tenaga Nuklir
| |
PELANTIKAN PEJABAT STRUKTURAL ESELON II, III, DAN IV BAPETEN
(Jakarta, BAPETEN) Pergantian pejabat dalam suatu Lembaga Pemerintah, merupakan hal yang biasa dilaksanakan guna terus mengoptimalkan sumberdayanya guna peningkatan kinerja lembaga. Selain hal tersebut perlu juga diperhitungkan job enrichment bagi para pejabat struktural untuk semakin memperkaya khasanan dalam pengelolaan lembaga sekaligus memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk mengembangkan eksistensi dirinya. | |
|
PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN TENTANG OPTIMALISASI PENGELOLAAN PNBP
(Jakarta, BAPETEN) Bertempat di Gedung Kementerian Keuangan, Jumat (14/12/12) pagi, Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Keuangan dan Kementerian/ Lembaga tentang Optimalisasi Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Kementerian/ Lembaga, selain dihadiri Menteri Keuangan Agus Martowardojo, berikut jajarannya, juga turut dihadiri sejumlah pejabat Eselon I Kementerian/ Lembaga, termasuk BAPETEN yang diwakili oleh Sekretaris Utama Mohammad Dani, disertai Kepala Biro Perencanaan Marsodi, Kepala Biro Hukum dan Organisasi Berthie Isa, Kepala Biro Umum Wisnu Hadi, dan Kepala Sub Bagian Kerjasama Dalam Negeri Dessy Susanti. | |
|
PERTEMUAN DHARMA WANITA PERSATUAN BAPETEN DENGAN KEMENRISTEK BERSAMA IBU VIOLET GMH
(Cisarua-Bogor, BAPETEN) Dharma Wanita Persatuan (DWP) BAPETEN menyelenggarakan pertemuan bersama DWP Kemenristek yang dihadiri Kepala BAPETEN As Natio Lasman, Ketua DWP BAPETEN Ibu Sumartini As Natio Lasman dan Penasehat DWP Kemenristek Ibu Violet Gusti Mohammad Hatta di Gedung Pertemuan Balai Diklat BAPETEN Cisarua - Bogor pada Kamis (13/12/12). Agenda pertemuan ini adalah mengevaluasi kegiatan SEMINAR DHARMA WANITA PERSATUAN BAPETEN DAN KEMENRISTEK MELESTARIKAN BATIK SEBAGAI KHASANAH BUDAYA INDONESIA yang diselenggarakan pada Selasa (06/11) di Ruang Komisi Utama Lt. 3 Gedung II BPPT yang baru lalu dan menutup kepanitiaan kegiatan tersebut. | |
|
PEMBINAAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PEMANFAATAN TENAGA NUKLIR DI BIDANG FRZR
(Jakarta, BAPETEN) Pemanfaatan teknologi telah berkembang sangat pesat, meliputi bidang penelitian, pengembangan dan rekayasa, kesehatan, industri, dan pertanian. Di samping manfaat yang sangat besar, penggunaan teknologi nuklir juga memiliki potensi risiko bahaya radiasi yang harus dihindari. Aspek keselamatan, keamanan, dan ketentraman harus diwujudkan dalam rangka mengoptimalkan manfaat dan meminimalisasi potensi risiko tersebut. Demikian disampaikan dalam sambutan tertulis Deputi Kepala BAPETEN bidang Pengkajian dan Keselamatan Nuklir yang dibacakan oleh Direktur Pengaturan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif Novijanti Noor, pada saat membuka kegiatan Pembinaan Peraturan Perundang-undangan Pemanfaatan Tenaga Nuklir di Bidang Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (FRZR) untuk Provinsi DKI Jakarta yang berlangsung Senin (10/12/2012). | |
|
EXECUTIVE MEETING BALIS EXIM DALAM RANGKA LAUNCHING INSW 2012
(Jakarta, BAPETEN) Kegiatan ekspor-impor khususnya sumber radiasi pengion dan bahan nuklir menjadi perhatian internasional. Pemerintah Republik Indonesia melalui BAPETEN, berkomitmen dan secara konsisten berperan untuk meningkatkan pengawasan kegiatan tersebut. Dalam melaksanakan pengawasannya, aspek utama yang harus diterapkan oleh BAPETEN adalah pemenuhan aspek Safety, Security dan Safeguards. Dalam hal pengawasan, awal yang paling penting adalah pengembangan Keamanan Zat Radioaktif dan Bahan Nuklir. | |
|
PERINGATAN HUT KORPRI KE-41
(Jakarta, BAPETEN) Bertempat di halaman Gedung BAPETEN, Kamis (29/11/12) pagi, upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke-41 KORPRI Tahun 2012, diikuti oleh pejabat eselon I, II, III, IV dan segenap pegawai BAPETEN. Tema yang diangkat pada peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI tahun ini adalah “Pemantapan Jiwa Korps Pegawai Republik Indonesia Guna Mempercepat Reformasi Birokrasi.” | |
|
SOSIALISASI PENGAWASAN KETENAGANUKLIRAN BAGI PENGELOLA RUMAH SAKIT DAN PUSKESMAS
(Jember - Jawa Timur, BAPETEN) Bidang kesehatan merupakan pemanfaat tenaga nuklir terbanyak sebagai pendukung kinerja mengatasi problema kesehatan masyarakat di Indonesia. Pemanfaatan tenaga nuklir dimaksud diantaranya laboratorium kesehatan, rontgen, obat-obatan, radioterapi, dan lain-lain. Untuk menyebarluaskan pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir di bidang kesehatan tersebut, maka BAPETEN menyelenggarakan Diseminasi (Sosialisasi) Pengawasan Ketenaganukliran bagi Pengelola Rumah Sakit dan Puskesmas di Jember pada Rabu (28/11/12). | |
| Hal:
6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
 |
|
|
|
|