Info BAPETEN


Berita BAPETEN

RDMS Eropa Deteksi Lepasan Partikel Radioaktif di Udara

logo

Berdasarkan laporan yang diterima BAPETEN dari Incident and Emergency Center (IEC) melalui sistem USIE yang dimiliki IAEA, dapat disampaikan telah terjadi lepasan partikel radioaktif di udara berjenis ruthenium (RU-106) dan terdeteksi oleh sistem Radiological Data Monitoring System (RDMS) Eropa serta laporan Measurement and Protective Action (MPA) dari sejumlah negara-negara di Eropa.

BAPETEN Hadiri Seminar dan Konferensi Internasional tentang Energi Nuklir

foto 3

Kepala BAPETEN, Jazi Eko Istiyanto menghadiri Seminar Nasional Teknologi Energi Nuklir (SENTEN) yang ke-4 dan 2nd International Conference on Nuclear Energy Technologies and Sciences (ICoNETS-2017) bersama-sama dengan 4th International Symposium on Smart Material and Mechatronics (ISSMM) & Robotic Contest dengan tema yang diselenggarakan di Makassar atas kerjasama Kedeputian Teknologi Energi Nuklir BATAN dengan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Makassar (Kamis, 12 Oktober 2017). 

Penggunaan Kamera Radiografi Tech Ops 660 Series Dilarang di Indonesia

DSC_3786

Publikasi yang diterbitkan IAEA (2003) menunjukkan insiden kecelakaan dalam bidang radiografi gamma industri relatif tinggi. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan tersebut disebabkan karena malfungsi atau kerusakan pada kamera gamma dan peralatan penunjang (alat kendali jarak jauh/cable crank dan selongsong kendali/guide tube).

Kesiapan Infrastruktur dan Kemampuan Penanggulangan Kedaruratan Nuklir Perlu Ditingkatkan

Pedoman_serpong

Kesiapan semua infrastruktur dan kemampuan fungsi penanggulangan yang siap dikomando dan dioperasionalkan sejak dari tingkat fasilitas, daerah dan nasional, terpadu dan dilengkapi dengan pedoman pelaksanaan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 54 tahun 2012 tentang Keselamatan dan Keamanan Instalasi Nuklir, Bab V Pasal 65 sampai dengan Pasal 93, serta Peraturan Kepala BAPETEN No. 1 tahun 2010 tentang Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Kedaruratan Nuklir, sangat diperlukan dalam rangka mengantisipasi dan memberikan respon cepat terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan di reaktor nuklir.

Copyright BAPETEN | 2015