Layanan Publik

mkirimenu_2018-01-26-104911.gif
mkirimenu_2018-01-26-104958.png
mkirimenu_2018-01-26-105029.png

Bapeten Link

mkirimenu_2018-01-26-105102.png
mkirimenu_2018-01-26-105151.png
mkirimenu_2018-01-26-105207.png
mkirimenu_2018-11-15-104059.png

Survei

mkirimenu_2018-01-26-105420.png
mkirimenu_2018-01-26-105524.jpg

Video

BAPETEN Gelar Pelatihan Proteksi dan Keselamatan Radiasi (PKR) Secara Daring
Kembali 19 Juni 2020 | Berita BAPETEN
small_thumb_2020-06-19-141113.jpg

Pemanfaatan radiologi dalam tindakan nonbedah penyakit kardiovascular telah dikenal dan digunakan oleh para ahli sejak tiga decade lalu dan terus berkembang hingga saat ini. Tindakan intervensi nonbedah dengan menggunakan teknologi pencitraan menggunakan sinar-X (radiologi) terbukti sangat efisien dan efektif dalam penanganan penyakit kardiovaskular. Pemanfaatan radiasi dalam bidang intervensi kardiologi meskipun dinilai aman namun tetap memiliki dampak yang berbahaya jika tidak diawasi dan dikendalikan.

Untuk itu BAPETEN melakukan pembinaan terhadap pemegang ijin melalui pengembangan SDM di bidang keselamatan radiasi melalui pelatihan untuk memberikan pemahaman terhadap dampak radiasi yang dapat terjadi pada pemanfaatan radiasi dalam kegiatan intervensi kardiologi, memberikan pemahaman dasar proteksi radiasi, serta menumbuhkan budaya keselamatan khususnya pada dokter spesialis dan tenaga kesehatan kardiologi intervensi. Namun mengingat masih merebaknya penyebaran pandemi Covid-19 di tanah air, mengakibatkan pelatihan PKR ini dilakukan secara daring atau online, mulai Senin (15/6/2020) sampai dengan Jumat (19/6/2020). Sebelumnya pelatihan PKR ini akan dilakukan tanggal 30 Maret – 3 April 2020. Peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 12 orang, seluruhnya berasal dari bidang kesehatan, terdiri dari 8 dokter dan 4 petugas proteksi radiasi.

imgkonten

Sekretaris Utama Hendriyanto Hadi Tjahyono, membuka secara resmi pelatihan didampingi Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Lukman Hakim. Pelatihan melalui daring atau online ini baru pertama kalinya dilakukan BAPETEN. Dampak pandemi virus corona (Covid-19) sangat terasa sekali termasuk di bidang pengawasan ketenaganukliran. Dalam waktu yang cukup singkat, pola pendidikan ketenaganukliran berubah terlebih ketika diberlakukan social distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Melihat permasalah tersebut, BAPETEN Cq Balai DIklat harus menyikapinya dengan cepat dan tepat untuk mengubah strategi pendidikan dan pelatihannya. Sehingga diharapkan awareness terhadap keselamatan radiasi tetap berjalan terus dan continue.

imgkonten

Di tengah pandemi ini peserta diharapkan tetap dapat mengikuti pelatihan dengan baik, walau pelatihan diawali dengan pembelajaran secara mandiri (asyncronous) pada tanggal 10 s.d 12 Juni 2020 dan dilanjutkan dengan pembelajaran bersama fasilitator/Tutor (syncronous) melalui video converence pada tanggal 15 Juni s.d 19 Juni 2020. (bdl/pd/bhkk/bams)

Tautan Lembaga Pemerintah Non Kementrian

mbawahmenu_2018-01-26-112824.pngmbawahmenu_2018-01-26-112839.pngmbawahmenu_2018-01-26-112853.pngmbawahmenu_2018-01-26-112908.pngmbawahmenu_2018-01-26-112923.pngmbawahmenu_2019-02-25-144747.pngmbawahmenu_2018-01-26-113002.png