BAPETEN Hadiri Industry-Government Partnership Day IDSTM 2026
Kembali 15 September 2026 | Berita BAPETEN | 50 lihatBAPETEN menghadiri Industry-Government Partnership Day sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Strategic Trade Management Summit (IDSTM) 2026 di Jakarta, Selasa, 15 September 2026. Forum tersebut mempertemukan pemerintah, mitra internasional, dan sektor industri untuk membahas penguatan Strategic Trade Management (STM) dalam menghadapi perkembangan teknologi serta dinamika keamanan rantai pasok global.
BAPETEN diwakili oleh Sekretaris Utama BAPETEN Mohammad Ridwan, Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir Haendra Subekti, Direktur Pengaturan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DP2FRZR) Mukhlisin, Direktur Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DIFRZR) Zulkarnain, beserta staf terkait.
Kegiatan dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ali Murtopo Simbolon. Dalam sambutannya, Ali menyampaikan pentingnya tata kelola perdagangan barang dan teknologi strategis untuk memastikan perdagangan yang sah tetap berjalan, sekaligus mengelola risiko penyalahgunaan teknologi dan barang dwiguna (dual-use).
Penguatan STM menjadi semakin relevan seiring dengan perkembangan industri berbasis teknologi tinggi, transformasi digital, dan meningkatnya kebutuhan terhadap akses teknologi maju. Dalam forum tersebut, pemerintah dan sektor industri didorong untuk memperkuat kerja sama serta tata kelola perdagangan strategis guna mendukung keamanan sekaligus keberlanjutan rantai pasok.
Salah satu pembahasan dalam kegiatan tersebut menyoroti perkembangan Strategic Trade Management di Asia Tenggara. Penerapan STM dibahas dalam kaitannya dengan kepatuhan industri, perlindungan daya saing, akses pasar, serta pembangunan kepercayaan dengan mitra perdagangan internasional. Selain itu, STM juga memiliki peran dalam mendukung aspek keamanan pada tingkat nasional, regional, dan global.
Pembahasan dilanjutkan dengan isu internal compliance programs yang menekankan pentingnya mekanisme kepatuhan internal dalam mendukung perdagangan yang aman dan terpercaya. Forum juga membahas keamanan rantai pasok, terutama terkait keamanan barang-barang sensitif dan berbagai tantangan yang muncul dalam perubahan lanskap rantai pasok global.
Bagi BAPETEN, pembahasan mengenai perdagangan strategis dan teknologi dual-use memiliki relevansi dengan pelaksanaan tugas pengawasan ketenaganukliran. Keterlibatan BAPETEN dalam forum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman mengenai perkembangan tata kelola perdagangan strategis serta membangun koordinasi dengan kementerian/lembaga, mitra internasional, dan pemangku kepentingan terkait.
Kehadiran BAPETEN juga memperkuat ruang pertukaran informasi mengenai perkembangan teknologi, keamanan rantai pasok, serta praktik kepatuhan yang dapat mendukung pengawasan terhadap pemanfaatan tenaga nuklir dan fasilitas terkait. Hal ini sejalan dengan kebutuhan untuk memastikan pemanfaatan teknologi strategis berlangsung secara aman dan bertanggung jawab.
Melalui keikutsertaan dalam Indonesia Strategic Trade Management Summit 2026, BAPETEN terus memperkuat koordinasi dan jejaring dengan pemangku kepentingan nasional maupun internasional dalam mendukung tata kelola teknologi dan perdagangan strategis yang aman, terpercaya, serta mendukung kepentingan nasional. [BHKK/Da]














Komentar (0)