Layanan Publik

mkirimenu_2018-01-26-104911.gif
mkirimenu_2018-01-26-104958.png
mkirimenu_2018-01-26-105029.png

Bapeten Link

mkirimenu_2018-01-26-105102.png
mkirimenu_2018-01-26-105151.png
mkirimenu_2018-01-26-105207.png
mkirimenu_2018-11-15-104059.png

Survei

mkirimenu_2018-01-26-105420.png
mkirimenu_2018-01-26-105524.jpg

Video

Focus Group Discussion (FGD) Sesi I Penyusunan Pedoman Rilis Pasien pada Kedokteran Nuklir
Kembali 02 Juli 2020 | Berita BAPETEN
small_thumb_2020-07-03-100514.jpg

BAPETEN menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Sesi I Penyusunan Pedoman Rilis Pasien pada Kedokteran Nuklir pada hari Kamis, 2 Juli 2020 yang dihadiri oleh 15 peserta dan menghadirkan narasumber dari RS Hasan Sadikin Bandung dan RS Kanker Dharmais Jakarta.

FGD di awali dengan pembukaan dari Kepala Bidang Pengkajian Kesehatan Rusmanto, yang dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) Djoko Hari Nugroho.

Pengantar terkait penyusunan pedoman rilis pasien pada kedokteran nuklir dipaparkan oleh Endang Kunarsih. Dalam pengantarnya disampaikan bahwa sasaran dari penyusunan pedoman rilis pasien pada kedokteran nuklir adalah terjaminnya keselamatan radiasi bagi masyarakat dan lingkungan karena risiko paparan radiasi atau kontaminasi yang berasal dari pasien kedokteran nuklir yang telah dipulangkan dari rumah sakit dapat diminimalisir. Manfaat yang diperoleh rumah sakit dengan adanya pedoman ini adalah dapat memberikan panduan bagi rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dalam melakukan penentuan keputusan rilis pasien, pengukuran aktivitas pasien, dan pemberian panduan untuk pasien paska rilis.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan Implementasi Penerapan Ketentuan Rilis Pasien pada Kedokteran Nuklir di RS Hasan Sadikin oleh Rini Shintawati, dan Patient Release Practices of Nuclear Medicine Services in Dharmais Cancer Hospital-NCC oleh Yustia Tuti. Diskusi dan tanya jawab terkait implementasi dan pengaturan yang telah dilakukan oleh pihak rumah sakit terhadap pasien kedokteran nuklir mengakhiri FGD.

Dengan FGD ini diharapkan semakin menambah wawasan dan pengetahuan terkait implementasi rilis pasien pada kedokteran nuklir di rumah sakit yang ada di Indonesia khususnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin dan Rumah Sakit Dharmais Jakarta, sehingga dapat membantu proses penyusunan pedoman ini. [P2STPFRZR/HERMAN/BHHK/YUL]

imgkonten


Komentar (0)


Tautan Lembaga Pemerintah Non Kementrian

mbawahmenu_2018-01-26-112824.pngmbawahmenu_2018-01-26-112839.pngmbawahmenu_2018-01-26-112853.pngmbawahmenu_2018-01-26-112908.pngmbawahmenu_2018-01-26-112923.pngmbawahmenu_2019-02-25-144747.pngmbawahmenu_2018-01-26-113002.png