Layanan Publik

mkirimenu_2018-01-26-104911.gif
mkirimenu_2018-01-26-104958.png
mkirimenu_2018-01-26-105029.png

Bapeten Link

mkirimenu_2018-01-26-105102.png
mkirimenu_2018-01-26-105119.png
mkirimenu_2018-01-26-105136.png
mkirimenu_2018-01-26-105151.png
mkirimenu_2018-01-26-105207.png
mkirimenu_2018-11-15-104059.png

Peta Pemanfaatan Tenaga Nuklir

mkirimenu_2018-01-26-105624.png

Survei

mkirimenu_2018-01-26-105420.png
mkirimenu_2018-01-26-105524.jpg

Video

Mewakili ASEANTOM, Sestama BAPETEN Berkunjung ke AHA Center
Kembali 17 Juli 2019 | Berita BAPETEN
small_thumb_2019-07-18-074903.jpg

Guna merintis kerja sama antara ASEANTOM dengan AHA Center for Asean tentang Emergency Prepardness Center (EPR), Sestama BAPETEN Hendriyanto Hadi Tjahyono mewakili ASEANTOM, pada Rabu pagi (17/7) mengunjungi kantor AHA Center di Gedung BNPB Jakarta Timur.

AHA Centre merupakan organisasi inter-pemerintah yang bertujuan memfasilitasi kerjasama dan koordinasi antar negara anggota ASEAN dengan organisasi internasional lainnya terkait penanggulangan bencana di kawasan ASEAN.

Selama ini AHA Center sudah menjadi pusat koordinasi untuk penanganan bencana alam di wilayah Asean. BAPETEN sebagai salah satu anggota ASANTOM berharap agar penanganan nuclear radiological disaster dapat juga bekerjasama dengan AHA Center.

imgkonten

Pada kesempatan tersebut, Dudit demikian Hendriyanto akrab disapa, memaparkan tentang pemanfaatan tenaga nuklir yang semakin meluas tidak saja di bidang research, tetapi juga di bidang kesehatan dan industri. Di bidang energi, walau PLTN belum di bangun di wilayah Asean, tetapi di negara lainnya yang berdekatan dengan Asean seperti Korea dan Jepang sudah lama mengoperasikan PLTN, tentu saja hal ini menimbulkan potensi hazard di tingkat regional.

Oleh karenanya dibentuklah ASEANTOM yakni ASEAN Network of Regulatory Bodies on Atomic Energy, yang merupakan forum badan pengawas tenaga nuklir di wilayah Asean yang berdiri sejak tahun 2014. Walau sudah mendapat dukungan penuh dari IAEA, Uni Eropa dan organisasi inernaional lainnya, namun keberadaan ASEANTOM dirasa masih belum maksimal karena baru sebatas forum saja, dan belum ada semacam pusat komado kebencanaan yang terkait dengan nuklir di tingkat Asean. Olah karena itulah BAPETEN sebagai salah satu anggota ASEANTOM merintis kerjasama dengan AHA Center.

imgkonten

Melalui kunjungan ini Dudit sekaligus menyampaikan draf rancangan kerja sama antara ASEANTOM dengan AHA Center, yang kemudian diterima oleh Assistant Director Operations Prepardness and Response Jangggam Adhityawarma.

Menurut Janggam, pengajuan kerjasama antara ASEANTOM dengan AHA Center terlebih dahulu diajukan melalui Sekretariat Asean, yang nanti akan dibahas pada pada forum Workong Group Asean.

imgkonten

Lebih lanjut Janggam mengatakan bahwa kerja sama antara AHA Center dengan ASEANTOM sangat memungkinkan mengingat adanya irisan yang memungkinkan untuk ditindaklanjuti dalam mewujudkan kerjasama tersebut. “ Namun untuk langkah awal bisa dimulai dengan kerja sama tukar informasi antara BAPETEN dengan AHA Center” katanya.

Semoga kedepannya kerja sama antara ASEANTOM dengan AHA Center bisa terwujud dalam rangka mewujudkan “One Region One Response” (bhkk/bam).

Berita Lainnya

terkaitsmall_thumb_2019-10-16-113747.jpg

KULIAH UMUM BAGI CPNS PADA DIKLAT DASAR

15 Oktober 2019 | Berita BAPETEN
terkaitsmall_thumb_2019-10-14-110359.png

Pembinaan Petugas Keamanan Sumber Radioaktif

10 Oktober 2019 | Berita BAPETEN

Tautan Lembaga Pemerintah Non Kementrian

mbawahmenu_2018-01-26-112824.pngmbawahmenu_2018-01-26-112839.pngmbawahmenu_2018-01-26-112853.pngmbawahmenu_2018-01-26-112908.pngmbawahmenu_2018-01-26-112923.pngmbawahmenu_2019-02-25-144747.pngmbawahmenu_2018-01-26-113002.png