Partisipasi BAPETEN dalam International Conference on the Safe and Secure Transport of Nuclear and Radioactive Material di Wina
Kembali 31 Maret 2026 | Berita BAPETEN | 16 lihatBAPETEN menghadiri International Conference on the Safe and Secure Transport of Nuclear and Radioactive Material yang diselenggarakan oleh International Atomic Energy Agency (IAEA) pada tanggal 23–27 Maret 2026 di Kantor Pusat IAEA, Wina, Austria. Konferensi ini dibuka oleh Direktur Jenderal IAEA, Mariano Grassi, dan diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara anggota, organisasi internasional, serta pemangku kepentingan terkait pengangkutan bahan nuklir dan radioaktif. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam membahas penguatan aspek keselamatan dan keamanan transportasi bahan nuklir.
Dalam konferensi tersebut, dibahas sejumlah isu utama, antara lain perkembangan logistik nuklir yang mengarah pada pengangkutan reaktor secara utuh, serta pentingnya pendekatan kolaboratif melalui konsep “under the tent” dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Selain itu, ditekankan bahwa keberlangsungan jalur pengangkutan global merupakan aspek penting dalam mendukung pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai di tengah dinamika geopolitik global.
BAPETEN dalam kegiatan ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Plt Kepala BAPETEN, Zainal Arifin, beserta jajaran. Pada sesi oral persentasi, BAPETEN menyampaikan sejumlah makalah, antara lain:
• Zainal Arifin dan Sri Budi Utami: Challenge in the Safe and Secure Transport of Nuclear and Radioactive Material: Facing the Threat of Sabotage
• Grace Esterina: Enhancing the Security and Traceability of Radioactive Material Transport for Well Logging Applications through QR Code and Geo-tagging Integration
• Vatimah Zahrawati: Application of the Regulatory Impact Analysis (RIA) using Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) of the Indonesian Regulation for the Safe Transport of Radioactive Materials
• Nurhadiansyah: Radiation Protection Programme in Transport: A Gap Analysis of Annex XIV of BAPETEN Regulation No. 7/2020 and IAEA SSG-86
Selain itu, Hermawan Puji Yuwana turut berpartisipasi dalam sesi poster dengan menyampaikan karya ilmiah berjudul An Analysis of Challenges in the Land Transportation of Tin Slag 2. Delegasi Indonesia juga berpartisipasi aktif dalam berbagai panel diskusi yang membahas pengangkutan aman bahan nuklir, termasuk untuk Floating Nuclear Power Plants (FNPP), Small Modular Reactors (SMR), dan mikroreaktor, serta pemanfaatan teknologi seperti drone dan penguatan kerja sama regional. Diskusi turut mencakup tantangan pengangkutan nasional dan internasional, termasuk pengiriman lintas batas.
Pada hari terakhir kegiatan, BAPETEN mengikuti kunjungan teknis ke The IAEA Nuclear Security Training and Demonstration Centre (NSTDC) di Seibersdorf Laboratories. Kegiatan ini memberikan wawasan praktis terkait sistem keamanan nuklir.
Melalui partisipasi ini, BAPETEN diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan serta meningkatkan implementasi standar keselamatan dan keamanan dalam pengangkutan bahan nuklir dan radioaktif di Indonesia sesuai dengan ketentuan internasional. [P2STPFRZR/Nurhadiansyah/BHKK/CN]











Komentar (0)