Layanan Publik

mkirimenu_2018-01-26-104911.gif
mkirimenu_2018-01-26-104958.png
mkirimenu_2018-01-26-105029.png

Bapeten Link

mkirimenu_2018-01-26-105102.png
mkirimenu_2018-01-26-105119.png
mkirimenu_2018-01-26-105136.png
mkirimenu_2018-01-26-105151.png
mkirimenu_2018-01-26-105207.png
mkirimenu_2018-11-15-104059.png

Peta Pemanfaatan Tenaga Nuklir

mkirimenu_2018-01-26-105624.png

Survei

mkirimenu_2018-01-26-105420.png
mkirimenu_2018-01-26-105524.jpg

Video

Pertemuan Kepala BAPETEN dengan IAEA
Kembali
bdi_250215110228.jpg

(Austria,BAPETEN)

bdi_250215110657.jpgInternational Atomic Energy Agency (IAEA) mengundang BAPETEN dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk menghadiri Executive Coordination Meeting for Extension of Detection and Response Capability at Indonesia Border, yang digelar 18–19 Februari 2015, di Wina, Austria.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala BAPETEN Jazi Eko Istiyanto, Deputi Perizinan dan Inspeksi Khoirul Huda, serta Kepala Biro Perencanaan Yusri Heni Nurwidi Astuti. Sedangkan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut diwaikli oleh Direktur KPLP dan Kasubdit Kerjasama Internasional. Delegasi IAEA sendiri dihadiri oleh Direktur Keamanan Nuklir Khamer Mrabit, berikut dengan sejumlah jajaran manajemen dari Departement of Nuclear Security.

Pertemuan tersebut membahas mengenai best practices pengoperasian RPM di Asia dan di Eropa, dilanjutkan dengan diskusi rencana pengembangan pemasangan RPM di Indonesia, serta kunjungan singkat ke lab milik IAEA bagi delegasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

imgkontenimgkonten

Deputi Perizinan dan Inspeksi BAPETEN juga berkesempatan mempresentasikan program I-CoNSEP, sekaligus pihak perhubungan laut yang memaparkan tentang peran Dirjen Perhubungan Laut di pelabuhan. Pada dasarnya IAEA sangat mendukung program keamanan nuklir di Indonesia, dan sangat berharap agar kerjasama antar instansi untuk pengoperasian RPM di Indonesia dapat segera terwujud. International Conference of Computer Security for Nuclear Instalation. Hal ini terkait dengan peran Kepala BAPETEN sebagai presiden pada konferensi penting tersebut yang akan diselenggarakan pada bulan Juni mendatang.

Pertemuan bersama DNS & IEC juga dilakukan untuk membahas tentang rencana BAPETEN mengirimkan Cost Free Expert untuk Nuclear Security dan Emergency Preparedness, guna meningkatkan kemampuan dan pengalaman internasional SDM BAPETEN dalam pengembangan I-CoNSEP kedepan. (BHO/PD)

imgkonten

Sumber : Humas

Tautan Lembaga Pemerintah Non Kementrian

mbawahmenu_2018-01-26-112824.pngmbawahmenu_2018-01-26-112839.pngmbawahmenu_2018-01-26-112853.pngmbawahmenu_2018-01-26-112908.pngmbawahmenu_2018-01-26-112923.pngmbawahmenu_2019-02-25-144747.pngmbawahmenu_2018-01-26-113002.png