Rapat Koordinasi Perizinan Fasilitas Kalibrasi Menggunakan Sumber Radiasi Pengion
Kembali 07 Oktober 2026 | Berita BAPETEN | 33 lihatBAPETEN melalui Direktorat Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DPFRZR) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Perizinan Fasilitas Kalibrasi Menggunakan Sumber Radiasi Pengion di Serpong, Kota Tangerang Selatan pada tanggal 7 Oktober 2026. Acara ini dihadiri oleh 9 Pelaku Usaha bidang Fasilitas Kalibrasi dan 2 Pelaku Usaha yang berminat untuk berusaha pada bidang Fasilitas Kalibrasi.
Acara ini dibuka oleh Asep Saefulloh Hermawan selaku Direktur DP2FRZR, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memahami lingkup kegiatan yang selama ini telah dilakukan oleh Pelaku Usaha dalam kegiatan Fasilitas Kalibrasi. Tujuan selanjutnya adalah menampung beberapa tantangan yang dialami oleh Pelaku Usaha untuk kemudian menjadi bahan diskusi bersama dan dicarikan solusinya sebagai upaya memberikan pelayanan perizinan yang optimal bagi Pelaku Usaha.
Pada acara ini, BAPETEN memberikan kesempatan bagi Badan Standardisai Nasional (BSN) untuk menyampaikan bahan tayang dengan judul Penguatan Infrastruktur Mutu Pengukuran Radiasi Pengion yang disampaikan oleh Dyah Styarini. Kemudian dilanjutkan presentasi dari Sawiyah yang mewakili DP2FRZR-BAPETEN dengan judul Revisi Peraturan BAPETEN Nomor 1 Tahun 2006 tentang Laboratorium Dosimetri, Kalibrasi Alat Ukur Radiasi dan Keluaran Sumber Radiasi Terapi, dan Standardisasi Radionuklida. Presentasi selanjutnya disampaikan oleh seluruh Pelaku Usaha lingkup kegiatan Fasilitas Kalibrasi dengan menampilkan format Sertifikat Kalibrasi Alat Ukur Radiasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari Ilham Hidayat yang mewakili DPFRZR-BAPETEN dengan judul materi Tata Laksana Perizinan Fasilitas Kalibrasi.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta penyampaian saran dan harapan agar kegiatan Fasilitas Kalibrasi yang telah berjalan menjadi lebih baik lagi. Pada kesempatan ini, BAPETEN dan Pelaku Usaha Lingkup Kegiatan Fasilitas Kalibrasi telah berhasil menginvetarisasi kendala yang dihadapi untuk kemudian kedepannya akan dilakukan mitigasi tantangan tersebut. (DPFRZR/Nugraha/BHKK/Ra)












Komentar (0)