Layanan Publik

mkirimenu_2018-01-26-104911.gif
mkirimenu_2018-01-26-104958.png
mkirimenu_2018-01-26-105029.png

Bapeten Link

mkirimenu_2018-01-26-105102.png
mkirimenu_2018-01-26-105119.png
mkirimenu_2018-01-26-105136.png
mkirimenu_2018-01-26-105151.png
mkirimenu_2018-01-26-105207.png
mkirimenu_2018-11-15-104059.png

Peta Pemanfaatan Tenaga Nuklir

mkirimenu_2018-01-26-105624.png

Survei

mkirimenu_2018-01-26-105420.png
mkirimenu_2018-01-26-105524.jpg

Video

Regional Training Course on the Additional Protocol
Kembali 19 Agustus 2019 | Berita BAPETEN
small_thumb_2019-08-19-150406.jpg

BAPETEN bekerja sama dengan International Atomic Energy Agency (IAEA) menyelenggarakan Regional Training Course on the Additional Protocol pada 19 - 23 Agustus 2019, di Yogyakarta. Kegiatan ini, diselenggarakan untuk mewakili kesadaran regional dalam pembentukan dan mempertahankan infrastruktur perlindungan nuklir yang efektif untuk pencegahan proliferasi nuklir.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BAPETEN Jazi Eko Istiyanto dalam sambutan pembukaannya. disampaikan “pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan lebih jauh terkait peningkatan sumber daya manusia dan penguatan infrastruktur nasional dan peraturan untuk implementasi upaya perlindungan, sehingga penggunaan energi nuklir dapat dipastikan digunakan secara damai. diharapkan peserta bisa memperoleh kesempatan untuk belajar dan berdiskusi mengenai implementasi protokol tambahan dari pakar yang kompeten dan juga dapat berbagi ilmu dan pengalaman antar peserta dalam menerapkan protokol tambahan di negara masing-masing.”

imgkontenimgkonten

Sambutan dilanjutkan oleh Andrea Braunegger Guelich selaku perwakilan dari IAEA. Andrea menuturkan bahwa pelatihan ini dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan implementasi perlindungan di negara masing-masing. IAEA juga memahami tantangan dalam menerapkan sistem perlindungan, untuk itu para pakar terbuka akan diskusi dalam pelatihan ini. Lebih lanjut, Andrea juga berharap para peserta dapat berbagi pengalaman terkait protokol tambahan di negara masing-masing.

Pada acara ini hadir juga pakar dari IAEA, yaitu Tomohiro Terasaki, Manuel Alejandro Garcia Carrera, Jacqueline Idinger, dan Maria Luisa Villa Godinez. Acara diikuti peserta dari beberapa negara, yaitu Bangladesh, Cambodia, China, Iran, Jordan, Thailand, Myanmar, Philippines, Sri Lanka, dan Indonesia. [BHKK/IP/SP].


imgkonten


Komentar (0)


Tautan Lembaga Pemerintah Non Kementrian

mbawahmenu_2018-01-26-112824.pngmbawahmenu_2018-01-26-112839.pngmbawahmenu_2018-01-26-112853.pngmbawahmenu_2018-01-26-112908.pngmbawahmenu_2018-01-26-112923.pngmbawahmenu_2019-02-25-144747.pngmbawahmenu_2018-01-26-113002.png