Banner BAPETEN
The 64th General Conference of the International Atomic Energy Agency (IAEA)
Kembali 24 September 2020 | Berita BAPETEN
small_thumb_2020-09-25-002803.jpg

Digelar di tengah situasi pandemi Covid-19 pertemuan tahunan General Conference of the International Atomic Energy Agency (GC-IAEA) ke 64 diadakan pada tanggal 21-25 September 2020 di Wina, Austria, dengan memberlakukan pengaturan pembatasan, mengganti format tatap muka dan streaming langsung yang terbatas untuk delegasi 27 negara.

Senin (21/09) Duta Besar Maroko untuk Wina Azzeddine Farhane terpilih dalam memimpin GC-IAEA-ke64 dalam sambutannya menyatakan “Tahun ini merupakan fase penting bagi IAEA dalam menghadapi COVID-19, yang tentunya tidak akan menjadi pandemi terakhir yang mengancam dunia. Oleh karena itu, saya telah mengusulkan proyek Tindakan Terintegrasi Penyakit Zoonosis IAEA yang baru, yang dikenal sebagai ZODIAC, untuk membangun jaringan global laboratorium diagnostik nasional untuk pemantauan, pengawasan, deteksi dini, dan pengendalian penyakit zoonosis, menggunakan teknik nuklir".

imgkonten

imgkonten

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi secara virtual menyampaikan poin-poin penting yang ditekankan Indonesia dalam pertemuan tersebut, yaitu bahwa IAEA harus terus menjamin keamanan dan keselamatan nuklir global, termasuk beradaptasi dalam melakukan inspeksi di tengah keterbatasan mobilitas saat ini. Sementara poin kedua, IAEA harus terus memberikan manfaat kepada negara anggota dengan pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai, melalui program kerja sama teknis. Serta point ketiga, yang menyatakan bahwa Indonesia memberikan apresiasi atas bantuan IAEA kepada negara anggota selama pandemi, termasuk mendukung upaya IAEA mengembangkan mekanisme monitoring, deteksi, dan kontrol terhadap kemunculan zoonotic disease (penyakit yang ditularkan melalui perantaraan hewan, bakteri, dan/atau virus).

imgkonten

imgkonten

Pada kegiatan Side Event Senior Safety and Security Regulators’ Meeting dibuka oleh Deputy Director General (DDG) IAEA, Juan Carlos Lentijo, dan yang bertindak sebagai Chair adalah Dana Drabova, Kepala Badan Pengawas Republik Ceko. Narasumber pembicara dari beberapa negara anggota memberikan paparan terkait informasi dan pengalamannya dalam kegiatan pengawasan nuklir khususnya di bidang keselamatan dan keamanan nuklir di masa pandemi Covid-19. Adapun badan pengawas dari negara anggota yang memberikan paparan diantaranya United Kindom, Pakistan, Afrika Selatan, Argentina, Mauritius, USA, dan China. Dalam kesempatan ini juga IAEA memberikan paparan terkait kegiatan IAEA dalam mendukung negara anggota khususnya selama masa pandemi.

imgkonten

imgkonten

Delegasi BAPETEN turut berpartisipasi dalam pertemuan ini terdiri dari Kepala BAPETEN Jazi Eko Istiyanto, Deputi Pengkajian dan Keselamatan Nuklir Dahlia Cakrawati Sinaga, Deputi Perizinan dan Inspeksi Zainal Arifin, Plt. Sekratis Utama Indra Gunawan, dan Kepala Pusat Pengkajian IBN Yudi Pramono. [Deni S./is/BHKK]

Tautan BAPETEN

mkananmenu_2020-12-03-221220.jpg
mkananmenu_2020-12-03-221250.jpg

Feedback

GPR Kominfo

Video

Tautan Internasional

Tautan LPNK