Banner BAPETEN
BAPETEN Perkuat SDM dan Kelembagaan Pengawasan Menyongsong Era PLTN di Indonesia
Kembali     10 Maret 2026 | Berita BAPETEN | 47 lihat

BAPETEN menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan pengawasan dalam menyongsong rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk, “Akselerasi Kesiapan Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan Menyongsong Pembangunan PLTN Pertama” yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Selasa, 10 Maret 2026, di Gedung BJ Habibie, Jakarta.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan utama dalam pengembangan program nuklir nasional, antara lain BRIN, BAPETEN, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), serta PT PLN (Persero).

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala BAPETEN, Zainal Arifin, hadir sebagai salah satu panelis dan menyampaikan paparan mengenai kesiapan sumber daya manusia pengawas dalam mendukung pembangunan dan pengoperasian PLTN di Indonesia. Dalam paparannya, Plt. Kepala BAPETEN menekankan bahwa kesiapan regulator merupakan faktor penting dalam mendukung pengembangan program nuklir nasional secara aman, selamat, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, BAPETEN terus memperkuat kapasitas SDM pengawas melalui perencanaan kebutuhan kompetensi, rekrutmen secara bertahap, serta pengembangan kompetensi teknis yang mengacu pada praktik terbaik internasional.

Penguatan kapasitas tersebut dilakukan melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi, baik di dalam negeri maupun melalui kerja sama internasional. Upaya ini mengacu pada pendekatan Systematic Approach to Training (SAT) serta kerangka kompetensi yang direkomendasikan oleh International Atomic Energy Agency (IAEA). Selain itu, BAPETEN juga mendorong penguatan dukungan teknis melalui pemanfaatan Technical Support Organization (TSO) serta kolaborasi dengan berbagai lembaga terkait guna memastikan kesiapan pengawasan yang komprehensif pada setiap tahapan program PLTN, mulai dari tahap studi tapak, konstruksi, hingga operasi dan dekomisioning.

Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan tercipta sinergi antar pemangku kepentingan dalam mempersiapkan sumber daya manusia dan kelembagaan yang kuat untuk mendukung pengembangan energi nuklir di Indonesia. BAPETEN kembali menegaskan bahwa dalam setiap pemanfaatan tenaga nuklir, keselamatan tetap menjadi prioritas utama, sejalan dengan prinsip-prinsip keselamatan nuklir yang berlaku secara internasional. [DPIBN/Wiryono/BHKK/GP]


Komentar (0)


Tautan BAPETEN

mkananmenu_2024-02-26-145126.png
mkananmenu_2021-04-19-125003.png
mkananmenu_2021-04-19-125235.png
mkananmenu_2021-08-25-114254.png
mkananmenu_2024-03-25-135103.png
mkananmenu_2024-05-15-171035.jpeg

Feedback

GPR Kominfo

Memuat berita GPR Kominfo...

Video

Tautan Internasional