Dukung Kemudahan Berusaha, BAPETEN Raih Penghargaan Nomine pada Anugerah Layanan Investasi 2026
Kembali 16 September 2026 | Berita BAPETEN | 35 lihatBAPETEN berhasil terpilih sebagai salah satu dari enam nomine Kementerian/Lembaga (K/L) terbaik dalam Penilaian Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Tahun 2026.Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jakarta, pada Rabu, 16 September 2026.
Rangkaian acara diawali dengan laporan dari Sekretaris Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Rudy Salahuddin. Ia menjelaskan bahwa ALI merupakan bentuk evaluasi menyeluruh terhadap Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Pelaksanaan Perizinan Berusaha guna mendorong standardisasi pelayanan perizinan berusaha di tingkat nasional.
"ALI pertama kali dilaksanakan pada 2021 dan berlanjut hingga 2024. Setelah sempat ditiadakan pada 2025 sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran, ALI 2026 kini menjadi penyelenggaraan yang kelima. Kami berharap penilaian kinerja ini tidak berhenti pada pemberian penghargaan semata, melainkan menjadi dasar pembinaan dan perbaikan berkelanjutan. Pelayanan perizinan tidak boleh berhenti pada penerbitan izin saja, tetapi juga harus mendukung penyelesaian hambatan berusaha serta pengawalan realisasi investasi," jelas Rudy.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan P. Roeslani, dalam sambutan pembukanya menyampaikan apresiasinya kepada seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang hadir serta terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Layanan investasi merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan iklim investasi nasional yang semakin kondusif melalui kepastian pelayanan. Terima kasih kepada seluruh K/L yang telah mengintegrasikan sistem perizinannya ke dalam Online Single Submission (OSS). Ini adalah terobosan nyata sesuai arahan Presiden agar kita bekerja cepat, tepat, dan berdampak besar bagi perekonomian. Dalam menarik investasi, kita berkompetisi dengan negara lain yang terus menyempurnakan kebijakan dan kepastian waktu perizinan. Oleh sebab itu, kita harus bergerak lebih maju," tegas Rosan.
Pada puncak acara, BAPETEN resmi menerima penghargaan ALI 2026 untuk kategori Kementerian Negara/Lembaga atas komitmennya dalam menjaga kualitas dan keandalan perizinan. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM kepada Direktur Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DPFRZR) BAPETEN, Asep Saefulloh Hermawan. [BHKK/GP]
















Komentar (0)