Banner BAPETEN
BAPETEN dan PT IDSurvey Bahas Penguatan Technical Support Organization untuk Mendukung Pengawasan PLTN
Kembali     23 Juni 2026 | Pojok Pengawasan PLTN | 75 lihat

BAPETEN menerima audiensi PT IDSurvey (Persero) untuk membahas penguatan Technical Support Organization (TSO) sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengawasan ketenaganukliran nasional dalam menghadapi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Audiensi yang berlangsung di Kantor BAPETEN pada Selasa (23/6/2026) tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara regulator dan BUMN jasa survei dalam mendukung pemanfaatan tenaga nuklir yang selamat, aman, dan sesuai dengan standar internasional.

Kegiatan diawali dengan laporan dari Plh. Kepala Biro Hukum, Kerja Sama dan Komunikasi Publik BAPETEN, Abdul Qohhar, dan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala BAPETEN, Zainal Arifin. Turut hadir Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir sekaligus Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Utama BAPETEN, Haendra Subekti, bersama para pejabat pimpinan tinggi di lingkungan BAPETEN. Dari pihak PT IDSurvey (Persero) hadir Vice President Relasi Kelembagaan Finy Saptarita, didampingi jajaran manajemen PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT SUCOFINDO (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero).

Dalam sambutannya, Plt. Kepala BAPETEN menegaskan bahwa pengembangan PLTN di Indonesia memerlukan dukungan organisasi pendukung teknis (Technical Support Organization/TSO) yang kompeten dan independen untuk memperkuat fungsi pengawasan yang dilaksanakan BAPETEN.

"Pembangunan PLTN tidak hanya membutuhkan regulator yang kuat, tetapi juga Technical Support Organization yang kompeten dan independen untuk mendukung evaluasi teknis, sehingga seluruh tahapan pembangunan dan pengoperasian PLTN dapat memenuhi standar keselamatan internasional." Ujarnya.

“Jumlah inspektur BAPETEN yang saat ini sekitar 178 orang, penguatan kapasitas nasional melalui TSO menjadi kebutuhan strategis. Organisasi tersebut diharapkan mampu memberikan dukungan teknis dalam berbagai aspek, mulai dari evaluasi desain, verifikasi teknis, pengujian, sertifikasi, hingga analisis keselamatan. Pengalaman benchmarking BAPETEN ke berbagai negara juga menunjukkan bahwa badan pengawas nuklir modern didukung oleh TSO yang memiliki kompetensi tinggi dan tetap menjaga independensi regulator.” Jelasnya.

Lebih lanjut, Plt. Kepala BAPETEN menyampaikan bahwa pembangunan PLTN merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional dan pencapaian target Net Zero Emission. Energi nuklir kini dipandang sebagai salah satu alternatif utama energi bersih yang mampu mendukung transisi energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil.

“Kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan teknologi reaktor generasi baru. Menurutnya, TSO harus memiliki kemampuan multidisiplin, menguasai berbagai teknologi reaktor, memahami standar internasional, serta didukung sumber daya manusia yang mampu menguasai bahasa asing untuk mengevaluasi dokumen teknis maupun komponen yang berasal dari berbagai negara pemasok.” Tegasnya.

Selain aspek teknis, Plt. Kepala BAPETEN mengingatkan bahwa integritas dalam pengadaan barang dan jasa untuk fasilitas nuklir harus menjadi perhatian utama. Pemilihan komponen tidak dapat semata-mata didasarkan pada harga terendah, melainkan harus mempertimbangkan mutu, keandalan, dan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.

Dalam kesempatan tersebut, juga menyinggung pengalaman penanganan insiden kontaminasi Cesium-137 di Cikande yang menunjukkan bahwa insiden radiologi pada fasilitas nonreaktor sekalipun dapat memberikan dampak terhadap aktivitas perdagangan dan ekspor. Oleh karena itu, keberadaan laboratorium pengujian radioaktivitas lingkungan yang andal serta sistem sertifikasi yang kredibel menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat maupun dunia usaha.

Sambutan dilanjutkan oleh Vice President Relasi Kelembagaan PT IDSurvey (Persero), Finy Saptarita, yang menyampaikan bahwa IDSurvey merupakan holding BUMN jasa survei yang dibentuk pada tahun 2021 dan menaungi PT SUCOFINDO (Persero), PT Surveyor Indonesia (Persero), serta PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero). Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC), konsultasi, klasifikasi, dan berbagai layanan teknis lainnya, IDSurvey berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan BAPETEN dalam mendukung aspek keselamatan, keamanan, dan pemanfaatan teknologi nuklir secara bertanggung jawab.

“Sinergi tersebut akan melibatkan seluruh kapabilitas yang dimiliki masing-masing entitas di bawah IDSurvey Group, mulai dari layanan inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi, pelatihan, hingga dukungan teknis lainnya yang dapat mendukung pengawasan ketenaganukliran nasional. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil PT IDSurvey (Persero) oleh Senior Manager Riset Pengembangan Produk, serta diskusi mengenai peluang kerja sama di bidang pengembangan teknologi iradiasi, penguatan kompetensi, dan dukungan teknis bagi pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir.” Terangnya.

Dalam sesi diskusi, BAPETEN menegaskan bahwa setiap bentuk kolaborasi harus tetap menjunjung tinggi independensi regulator serta mengedepankan prinsip keselamatan, keamanan, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan sebagai landasan utama dalam setiap pemanfaatan tenaga nuklir.

Audiensi berlangsung dalam suasana konstruktif dan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara BAPETEN dan IDSurvey Group dalam membangun ekosistem ketenaganukliran nasional yang semakin kuat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan. (BHKK/SP)


Komentar (0)


Berita Lainnya

BAPETEN Link

mkananmenu_2024-02-26-145126.png
mkananmenu_2021-04-19-125003.png
mkananmenu_2021-04-19-125235.png
mkananmenu_2021-08-25-114254.png
mkananmenu_2024-05-15-171035.jpeg
mkananmenu_2026-05-10-232514.png

Feedback

GPR Kominfo

Memuat berita GPR Kominfo...

Video

International Links