Banner BAPETEN
BAPETEN Lakukan Verifikasi Izin Radioterapi RS Islam Jakarta Pondok Kopi dan Izin Operasi Kedokteran Nuklir RS UPT Vertikal Makassar
Kembali     12 Februari 2026 | Berita BAPETEN | 21 lihat

Direktorat Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DPFRZR) BAPETEN melakukan Verifikasi secara paralel untuk Fasilitas Radioterapi di RS Islam Jakarta Pondok Kopi dan Fasilitas Kedokteran Nuklir di RS UPT Vertikal Makassar, Sulawesi Selatan pada 9 sampai 12 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa ketersediaan Bunker untuk Radioterapi dan Kedokteran Nuklir dinyatakan aman bagi keselamatan pekerja, pasien, masyarakat dan lingkungan.

Tim Verifikasi memastikan bahwa desain yang terbangun telah sesuai standar keselamatan melalui perhitungan desain bangunan penahan radiasi dan peralatan utama, peralatan pendukung, kompetensi sumber daya manusia, serta prosedur operasi untuk kegiatan operasional radioterapi menggunakan Linear Accelerator (LINAC), serta Kedokteran Nuklir menggunakan PET CT, SPECT CT serta Kedokteran Nuklir Terapi telah memenuhi persyaratan keselamatan radiasi dan keamanan sumber.


Tim Verifikasi di RS Islam Jakarta Pondok Kopi diketuai oleh Pengawas Radiasi Madya, Ahmad Maulana beserta anggota. Tim melakukan verifikasi untuk Fasilitas Radioterapi dengan modalitas yaitu Pesawat LINAC merk Shinva tipe XHA 1400. Sedangkan untuk Tim Verifikasi di RS UPT Vertikal Makassar diketuai oleh Pengelola Kegiatan Kelompok Fungsi Perizinan Fasilitas Kesehatan (DPFRZR) BAPETEN, Herry Irawan beserta anggota tim. Tim ini melakukan verifikasi untuk Fasilitas Kedokteran Nuklir Diagnostik In Vivo menggunakan modalitas pesawat PET CT merek Siemens tipe Biograph Vision (CT64) untuk sumber radionuklida F-18 FDG dan Pesawat SPECT CT merek GE tipe NM/CT 870DR untuk sumber radionuklida Tc-99m dan I-131, serta Fasilitas Kedokteran Nuklir Terapi dengan sumber radionuklida I-131 dan Sm-153.

Pemeriksaan onsite mencakup verifikasi dokumen serta kesesuaian teknis desain fasilitas yang telah terbangun, termasuk kecukupan ketebalan dinding penahan radiasi pada bunker radioterapi.


Pada Fasilitas Kedokteran Nuklir Diagnostik In Vivo, tim memeriksa kelengkapan dan kesesuaian standar sejumlah ruang, antara lain Ruang Persiapan, Pencacahan dan Penyimpanan Radionuklida/Radiofarmaka yang dilengkapi fume hood, Ruang Pemberian Radiofarmaka, Ruang Pencitraan Pasien, Ruang Observasi Pasien, Ruang Dekontaminasi, Ruang Penyimpanan Sementara Limbah Radioaktif dan pemrosesannya, Ruang Tunggu dan toilet khusus pasien, serta Ruang Rawat Inap Isolasi untuk pasien terapi kedokteran nuklir.

Pemeriksaan juga meliputi pengujian unjuk kerja peralatan utama dan pendukung, pengukuran paparan radiasi dan dosimetri, evaluasi alur pelayanan pasien, serta verifikasi kompetensi personel dalam mengoperasikan LINAC, PET/CT, dan SPECT/CT. Selain itu, dilakukan pemeriksaan terhadap sistem proteksi dan keamanan sumber radioaktif.



Berdasarkan hasil verifikasi izin operasi radioterapi, pihak rumah sakit menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti dan melengkapi seluruh temuan yang disampaikan tim BAPETEN dalam batas waktu yang telah ditentukan. Pihak rumah sakit juga mendukung penuh kelancaran proses verifikasi hingga selesai serta memandang setiap temuan sebagai masukan teknis untuk memastikan pemenuhan ketentuan keselamatan radiasi sesuai peraturan perundang-undangan dan standar keselamatan yang berlaku.

Melalui layanan Cancer Center, RS Islam Jakarta Pondok Kopi berkomitmen menghadirkan layanan kanker yang terintegrasi, mulai dari deteksi dini, diagnosis, berbagai modalitas terapi, hingga pendampingan berkelanjutan dalam satu sistem yang terkoordinasi. Layanan tersebut dijalankan secara profesional, empati, dan berlandaskan nilai Ihsan guna meningkatkan harapan dan kualitas hidup pasien beserta keluarganya.

Sementara itu, RS UPT Vertikal Makassar sebagai pusat rujukan dengan cakupan wilayah Indonesia Timur menyatakan bahwa beroperasinya layanan Kedokteran Nuklir diharapkan dapat meningkatkan akses pelayanan kesehatan rujukan yang bermutu dan terjangkau bagi masyarakat di kawasan tersebut. [DPFRZR/Dwiangesti/BHKK/Da]


Komentar (0)


Tautan BAPETEN

mkananmenu_2024-02-26-145126.png
mkananmenu_2021-04-19-125003.png
mkananmenu_2021-04-19-125235.png
mkananmenu_2021-08-25-114254.png
mkananmenu_2024-03-25-135103.png
mkananmenu_2024-05-15-171035.jpeg

Feedback

GPR Kominfo

Memuat berita GPR Kominfo...

Video

Tautan Internasional